CV. ADHITAMA Logo

cv.adhitama

CV. ADHITAMA

CV. ADHITAMA logo
cv.adhitama

Keranjang Belanja

0 Item

Memuat Keranjang...

Subtotal Rp 0

Pengiriman dan pajak dihitung saat melakukan proses checkout.

Lanjut ke Checkout
Teknis

Metrologi Legal SPBU: Mengapa Kalibrasi dan Tera Harian Sangat Krusial Bagi Kepercayaan Konsumen

Tim Redaksi
CV. ADHITAMA
27 May 2026 2 min read
Metrologi Legal SPBU: Mengapa Kalibrasi dan Tera Harian Sangat Krusial Bagi Kepercayaan Konsumen

Kepatuhan Regulasi dan Akurasi Takaran

Di industri retail bahan bakar minyak (BBM), kepercayaan konsumen adalah aset utama. Satu tetes BBM yang tidak akurat dapat berdampak besar pada reputasi stasiun pengisian Anda serta melanggar undang-undang Metrologi Legal yang diawasi ketat oleh dinas perdagangan pemerintah daerah. Oleh karena itu, melakukan kalibrasi dan tera harian menggunakan bejana ukur standar secara rutin merupakan standar operasional prosedur (SOP) wajib bagi seluruh pengelola SPBU profesional.

Peran Bejana Ukur Standar CV. ADHITAMA

Untuk memastikan dispenser Anda menyalurkan BBM dengan takaran yang pas, pengelola wajib menggunakan alat ukur yang telah tersertifikasi tera oleh Balai Metrologi setempat. CV. ADHITAMA memproduksi dan menyediakan bejana ukur premium dengan standar kualitas metrologi nasional:

  • Bahan Stainless Steel Premium: Dibuat menggunakan material stainless steel anti-karat bermutu tinggi untuk menjamin stabilitas volume dan daya tahan ekstrem terhadap sifat korosif BBM.
  • Kapasitas Presisi: Tersedia dalam kapasitas standar metrologi seperti 5 Liter, 10 Liter, dan 20 Liter, lengkap dengan kaca pengintai (sight glass) berskala presisi milimeter untuk membaca deviasi takaran.
  • Sertifikasi Resmi: Setiap bejana ukur yang kami distribusikan dapat diajukan kalibrasi dan kalibrasi ulang berkala ke lembaga metrologi berwenang untuk menjamin validitas hukum hasil pengujian.

Cara Melakukan Pengujian Mandiri Harian

Inspeksi harian dilakukan setiap pagi hari sebelum SPBU beroperasi dengan menuangkan BBM sebanyak 10 atau 20 Liter ke dalam bejana ukur. Batas toleransi kesalahan takaran (kesalahan penunjukan dispenser) yang diizinkan oleh Direktorat Metrologi adalah maksimal +/- 0.5% (+/- 100 ml untuk bejana 20L). Jika pengujian menunjukkan angka melebihi batas tersebut, dispenser harus segera disesuaikan oleh teknisi tersertifikasi sebelum melayani pelanggan.

Tags: Teknis SPBU CV. ADHITAMA
Share:

Butuh Konsultasi Gratis?

Tim ahli kami siap membantu Anda memilih perlengkapan SPBU terbaik. Hubungi kami sekarang!